Refleksi Hari HAM

Kemarin hari HAM, tepatnya 10 Desember. Ya,…sebagai sebuah refleksi menjelang akhir tahun, tampaknya penegakkan dan penghormatan Hak Asasi Manusia di Indonesia belum menampakkan kemajuan.

Penghormatan dan penegakkan Ham oleh bangsa kita agaknya menjadi satu hal yang mutlak, soalnya penilaian terhadap kualitas peradaban suatu bangsa saat in bukan terletak pada kecanggihan tehnologi atau kemegahan bangunan, melainkan dari proses humanisasi. Memperlakukan manusia sebagaimana manusia (humanisme) akan melahirkan tatanan demokrasi yang lebih egaliter dan adil. Jadi, ukuran keadaban suatu bangsa terintegarsi dalam suatu sistem yang memungkinkan manusia untuk memperlakukan sesamana secara adil, dan mengarahkan manusia untuk selalu amakai sisi ‘humanisme’ nya dalam interaksi sosial baik dengan sesamanaya dan juga dengan lingkungan.

Penghormatan pada humanitarianisme inilah yang acapkali terlupakan oleh sistem politik, hukum, dan ekonomi. Terjadinya pelanggaran HAM di akibat merosotnya egosentris ‘kemahamanusiaan’. Dimana suatu sistem dan pranata sosial yang bersifat negatif memaksa manusia untuk keluar dari kemanusian bahkan menajadi korbannya.

Mengenang dan menghormati para korban pelanggaran HAM, bukan sekedar mengenang eksistensialisnya (secara materi individual), tapi transendensi, bahwa mengenang Munir bukan saja terletak pada sosoknya yang penuh dedikasi memperjuangkan HAM tapi lebih dari itu mengenang Munir adalah mengenag humanismenya. Dan juga mengenag korban lainnya adalah mengenag sifa-sifat universalis tentang keadilan, kebantan, kasih sayang, dan cinta.

Akhirnya Selamat hari HAM, smoga Allah  membimbing kita semua. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: