JUST DOT

……………………………………………………………. ………………………………….. ……………………….. …. … ……..

Komentar (2)

Nonton Konser SCTV di Alun-alun Lor

Jujur saja ini tulisan Curhat!!!Maaf :-)

Hari ini kepala rasanya pusing banget. Migrain ku kumat. Barangkali kebanyakan ngeblog :-(). Tadi hampir 6 jam mlototin komputer dan habis 20 ribuan buat bayar internet, maklum belum punya laptp :-( . Saking asyiknya buat blogwalking di blogdetik.com kelupaan deh kalo punya niatan buat nonton konser SCTV di alun2, untung aja ada sms masuk, jadi inget, terus langusng pulang dan siap berangkat nonton konser. “Refreshing Cah, itung2 ngilagin migrain, sayang berangkatnya ma temen laki2 semua, gak ada ceweknya”, (Jomblo abis, emang susah cari pacar sekarang, palagi yang cantik dan kaya. “Pengen juga punya kekasih artis” heheheh. Hush bagun Gus jangan ngimpi aje, gile aja lo, mana da artis mau sama kamu”.

Wah, dah lama banget ngak nonton konser-konseran (musik) di panggung terbuka, padahal dulu waktu masih muda (heheh sekarang dah tua) selalu ada waktu buat menghibur diri, entah itu jalan2 ke desa2, mal, kota, nonoton bioskop, layar tancap, dll. So, sampai TKP, terbayang deh masa2 dulu. Aih2 kok jadi sentimentil ya. ya sebuah perjalanan romantisme sejarah kehidupan.

Aku sempet terkagum-kagum, heran, takjub betapa banyak manusia yang ingin melihat sebuah pentas musik. Menurutku bukan karena yang tampil adalah artis-artis papan atas/ibukota, tapi karena “hiburan” adalah sesuatu yang saat ini dianggap wajib (kebutuhan primer). Ya, bagi orang modern, infotaiment dan entertainment sudah tidak bisa dipisahkan lagi. Komdodifikasi budaya dan modal menjadikannya sebuah “tempat” yang mengasyikan untuk di nikamati sepuasnya.

Entah karena memang rindu belaian kasih sayang atau karana tersihir lagu lagu yang di bawakan oleh Naff, Letto, Radja, dan Sherina, aku yang tadinya jauh dari panggung lama berjuang keras ke tengah mendekati panggung. “Sebenarya seh pengen lihat wajah artis dari deket, maklum selama ini cuma bisa lihat di tv aja.” wah Aku sempet terpukau oleh wajah Sherina, ia begitu anggun. “Wajar aja Gus, kan artis!!!.

“Dah, pulang yuk”, ajak temenku.

“Memang dunia saat ini adalah dunia postmodernis, warna yang glamor, megah, indah dan menakjubkan” kataku dalam hati.

Sialnya lagi, pas mo pulang motor ngadat, sempet dua kali macet. Sampai ke kost langsung deh ngeblog, ini juga dunia yang menawarkan keasyikan tersendiri. Ngak terkenal di dunia nyata, mudah2n terklenal di dunia maia eh maya. Amin……

Sekian…… :-)

Komentar (6)

Blogdetak on Blogdetik.com

blogdetak on blogdetik.comBuat blog di blogdetik.com. Sebenarnya dah beberapa hari tahu kalau detik.com meluncurkan fasilitas baru buat ngeblog namanya blogdetik.com , dan baru hari ini saya buat account di sana http://blogdetak.blogdetik.com . Nama blog saya itu waton aja alias asal wong lagi mumuet mikir buat nama domain dan rata-rata kebiasaan saya domain di blog gratsian ya waton/seketumunya. Burauan deh daftar di http://blogdetik.com/wp-signup.php

Banyak artis yang ngeblog disana, maklum detik kan banyak dikunjungi kalangan artis (infotainment). So, kalo pengen terkenal dan di pampang di halaman depan blogdetik harus saingan ama artis seperti mbak maia yang hampir blognya tiap hari nonggol di halaman depan. Barangkali juga banyak artis lain yang ngeblog di detik. Keren deh….. budaya blog adalah “budaya narsism” (palindrome) heheh maaf.

Layanan blog gratisan lokal lainnya yang bisa jadi digunakan antara lain yang pernah saya coba dan saya ketahui antara lain: penulisindonesia, dagdigdug, plinplan.net, plasa.com, bloggaul.com, dan barangkali masih banyak lagi. Dan semoga makin banyak lagi dan saya menunggu kompas uga menyediakan blog gartsaian heheheh.

Komentar (1)

Questions asked in Interviews and Tips

Here is you must read!

Questions asked in Interviews and Tips

Typical questions in an interview!

1. Tell me about yourself:
The most often asked question in interviews. You need to have a short statement prepared in your mind. Be careful that it does not sound rehearsed. Limit it to work-related items unless instructed otherwise. Talk about things you have done and jobs you have held that relate to the position you are interviewing for. Start with the item farthest back and work up to the present.

2. Why did you leave your last job?
Stay positive regardless of the circumstances. Never refer to a major problem with management and never speak ill of supervisors, co-workers or the organization. If you do, you will be the one looking bad. Keep smiling and talk about leaving for a positive reason such as an opportunity, a chance to do something special or other forward-looking reasons.

3. What experience do you have in this field?
Speak about specifics that relate to the position you are applying for. If you do not have specific experience, get as close as you can.

4. Do you consider yourself successful?
You should always answer yes and briefly explain why. A good explanation is that you have set goals, and you have met some and are on track to achieve the others.

5. What do co-workers say about you?
Be prepared with a quote or two from co-workers. Either a specific statement paraphrase will work. Jill Clark, a co-worker at Smith Company, always said I was the harder workers she had ever known. It is as powerful as Jill having said it at the interview herself.

6. What do you know about this organization?
This question is one reason to do some research on the organization before the interview. Find out where they have been and where they are going. What are the current issues and who are the major players?

7. What have you done to improve your knowledge in the last year?
Try to include improvement activities that relate to the job. A wide variety of activities can be mentioned as positive self-improvement. Have some good ones handy to mention.

8. Are you applying for other jobs?
Be honest but do not spend a lot of time in this area. Keep the focus on this job and what you can do for this organization. Anything else is a distraction.

9. Why do you want to work for this organization?
This may take some thought and certainly, should be based on the research you have done on the organization. Sincerity is extremely important here and will easily be sensed. Relate it to your long-term career goals.

10. Do you know anyone who works for us?
Be aware of the policy on relatives working for the organization. This can affect your answer even though they asked about friends not relatives. Be careful to mention a friend only if they are well thought of.

From http://www.aeonity.com/sugavanan

Komentar (2)

Image Hosting Gratis buat blogger

Di internet banyak sekali yang menyediakan image hosting dan image upload untuk keperluan  web atau blog.  Banyaknya  penyedia free  image hosting ini kadang membuat kita penasaran dan mencoba berbagai fasilitasnya. Nah bagi yang suka mencoba-coba layanan gratisan untuk image, silahkan coba layanan dari   imagevenue yang megkhususkan layanan untuk para bloger.

Silahkan kunjungi di http://users.imagevenue.com/host.php. Free Image Hosting for bloggers, message board users, and eBay sellers :

  • Image Types Allowed: jpeg, jpg
  • maximum file size: 3 Megs
  • unlimited storage hosting period
  • unlimited bandwidth
  • no registration required

Penyedia layanan serupa yang tak kalah bagusnya (100% gratis) menurut saya adalah mediafire. Berikut kutipan situsnya: ” MediaFire is the simplest free file hosting service for businesses, professionals, and individuals to share files and images with others”. Anda dapat mengupload tanpa batas (unlimited), Up to 100MB per File. Bagi yang ingin mencoba ini alamatnya : http://www.mediafire.com.

Komentar (1)

FREE to join mig33

Trend News: mig33 Amps Up Focus on U.S. Mobile Social Networking With Release of BlackBerry Application. BURLINGAME, Calif., Feb. 7 /PRNewswire/ — mig33, the global mobile social network, today announced the availability of software that will allow BlackBerry customers to harness the full functionality of mig33′s mobile social networking tools directly from their BlackBerry. This new software marks the company’s first step in a program designed to optimize the service for the U.S. market.

The U.S. mobile phone market is unique from what’s happening in the rest of the world, so we need to tailor our offering accordingly,” said Steven Goh, co-founder and CEO of mig33. “In targeting the BlackBerry, one of the most popular keyboard handsets in the country, we are making it easy for U.S. consumers to share in the global phenomenon that is mig33.

Compatibility with the BlackBerry is just the first step in a targeted plan to engage U.S. consumers with the mig33 platform. In the coming months the company will announce the availability of additional offerings designed specifically for the U.S. user.

More than 10 million people in 200 countries around the globe have already signed on to use mig33′s mix of free and inexpensive Internet communication services, including VoIP calls, instant messaging, e-mail, text messaging, picture sharing, and community features. With more than 2 million sessions per day, users are sending more than 45 million messages each day and sharing more than a million pictures a month. mig33 enables users to carry their entire social community with them wherever they go, on a device they never leave home without, creating an instant global social network.

The mig33 technology was built for the mobile phone, making it an integrated and easy way to access mobile instant communications around the globe. Users share content while chatting in forums or specific chat rooms they create to build their own personal communities. The new offering is optimized to work with the BlackBerry 7200, 8100, 8300, 8700, 8800 series phones.

To learn more about mig33 visit http://www.mig33.com/. To download the mig33 software for BlackBerry users please go to wap.mig33.com through your mobile browser and follow the instructions.

About mig33

mig33 is the award winning global mobile social network. Located in Burlingame, Calif., mig33 was named DEMOGod at the fall 2007 DEMO Conference, and selected as the winner of Silicon Valley/San Jose Business Journal’s 2007 Emerging Technologies Awards in the category of Social Networking. With more than 10 million global users already, mig33 offers mobile phone users the power of the Internet and cost savings on VoIP calls, email, instant messaging, chat rooms, text messaging, profiles and photo sharing. For more information, visit http://www.mig33.com/

Tinggalkan sebuah Komentar

Ketahanan Pangan dan Ekspor Beras

Nasi JagungKetahanan Pangan dan Ekspor Beras. Ketahanan Pangan = Puasa. Baru kemarin Saya berdiskusi dengan teman2 soal sistem ketahanan pangan Indonesia sebagai bentuk keprihatinan atas korban-korban gizi buruk dan kelaparan. Secara sosiologis, rakyat sudah memiliki suatu pola katakanlah sebuah sistem untuk bertahan (survive) dari krisis pangan. Dulu, masyrakat desa sudah biasa untuk membuat semacam “lumbung pangan” dimana setiap desa-desa memilikinya sebagai antisipasi kekurangan pangan dimusim kering sekaligus untuk menjaga sumber-sumber hayati seperti biji-bijian (yang biasa digunakan untuk benih/bibit musim tanam berikutnya). Kearipan lokal lainnya adalah adanya sumber-sumber pangan alternatif seperti garut, singkong, umbi-umbian, sagu, tiwul dll yang terbukti telah menyelamatkan perut yang kelaparan di saat musim pamceklik. Lahan pekarangan juga banyak ditanami oleh tanaman-tanaman yanng bisa dijadikan penambah gizi. Budaya agraris bangsa ini telah membentuk “kebiasaan populer” yang menjauhkan bangsa ini dari tragedi krisis pangan.

Namun belakangan “kebiasaan populer” tersebut makin hilang dan jarang terlihat. Bahkan Petani dan Nelayan lah yang paling banyak korbannya akibat ketidakmampuan untuk mengakses kebutuhan pangan, padahal mereka lebih dekat pada sumber2 pangan tersebut. Ironis memang, saat ini ketahanan pangan bagi rakyat artinya sama puasa. Maksud Saya, kamampuan sebagian besar rakyat untuk mendapatkan pangan makin melemah, entah hargan pangan yang terus melambung tinggi sehingga daya beli masyarakat menurun tau karena memang stok pangan di pasaran yang tidak ada?.

Industrialsiasi, alih fungsi lahan, pencabutan subsidi pertanian, stagnasi reforma agraria, dll barangkali menjadi penyebab melemahnya kemampuan kaum tan dan nelayan untuk memproduksi pangan. Disamping itu persoalan klasik tentang negara yang mengatur harga pangan dipasaran, jika harga pangan mahal maka kasihan meraka yang miskin, tatapi kalau murah tentu petani dan nelayan juga yang dirugikan. Persoalan ini harus menjadi perhatian bangsa ini.

Rencana Indonesia mengekspor beras cukup mengejutkan karana selama ini kita selalu menimpor beras dari Thailand. Beberapa tahun belakangan, kebijakan tidak populis yaitu mengimpor beras selalu menuai aksi demo dari petani karena merugikan petani, juga penuh kepentingan bisnis. Alasan untuk mengekspor beras karena produksinya surplus dan juga ada sisa/kelebihan produksi musim tanam lalu. Ini tentu menggemberikan, karena menurut pemerintah dengan kondisi surplus, cadangan pangan Indonesia mencukupi sehingga bisa di ekspor. Namun pemandangan sosial bertolak belakkang yang terjadi justru adanya krisis pangan dan gizi buruk. Smoga langkah pemerintah ini benar2 keputusan yang tepat dan buakan karena ditekan atau dipengaruhi oleh krisis pangan dunia sehingga jangan samapi rakyat sendiri yang menajdi korban.

Bangsa yang aneh tapi nyata, bangsa tempe yang tidak suka nanam kedelai (krisis kedelas di negri tempe), krisis beras di ladang padi, ….

Ah, jadi inget sekarang tempe goreng makin tipis aja dan harganya sudah 500 rupiah per potong.

Komentar (1)

Older Posts »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.